Featured post

Nobar Final UCL di Pulau Ibiza dari Heineken. Mau?

UCL sudah memasuki fase delapan besar, semua tim yang lolos di fase ini adalah mereka yang terbaik di Group Penyisian kemarin . Dan besok kita akan mulai begadang lagi untuk melihat siapa yang akan menangis sedih karena tersingkir dan siapa yang akan menangis bangga karena lolos ke 4 besar.

8 Tim siap berjibaku memenangkan tiket Semifinal lalu Final di Portugal. Gelaran sepakbola di benua biru ini jadi sesuatu yang sangat ditunggu termasuk kita di Indonesia. Begadang buat nobar dengan teman-teman adalah sebuah hal wajib terutama buat mereka yang timnya masih lolos di 8 besar.

Pernah terbayang nggak sups, Loe nonton Final UCL di sebuah pulau Cantik dengan pantai yang indah sambil party bareng cewek cewek yang aduhai. Bakal jadi Nobar terkeren yang pernah loe alami seumur hidup.

3-30-2014 5-53-18 AMDi #RoadToIbizaFinal Heineken akan dicari 5 orang yang beruntung buat Nonton Final UCL di Pulau Ibiza. Selain nobar dan Party loe juga bakal dikasih sensasi Continue reading

Hasil Lengkap Divisi Utama 18 April 2014

Hasil Lengkap Divisi Utama 18 April 2014

#DivisiUtama Grup 8 || Persidafon Dafonsoro 1-1 Yahukimo FC

#DivisiUtama Grup 7 || Persekam 1-1 PS Sumbawa Barat

#DivisiUtama Grup 6 || Persekap Pasuruan 0-0 Martapura FC || Deltras Sidoarjo 1-1 Kalteng Putra FC

#DivisiUtama Grup 5 || PSBK Blitar VS Perseman Manokwari (lg main) || PSBI Blitar 1-0 Madiun Putra FC

#DivisiUtama Grup 4 || PSIS Semarang 1-0 PSIR Rembang || Persiku Kudus 0-0 Persipur Purwodadi

#DivisiUtama Grup 3 || Persipasi Bekasi 3-1 Persires Kuningan

#DivisiUtama Grup 2 || Villa2000 0-0 Persikad Depok || Persitara 1-3 Persikabo Bogor

#DivisiUtama Grup 1 Persiraja Banda Aceh 2-2 Produta FC || PSAP Sigli 2-0 PSMS Medan

UEFA Temukan 76 Klub Sepak Bola Bermasalah

Dua tim kaya raya asal eropa, Manchester City dan Paris Saint-Germain, waspada. Pasalnya, sabtu (19/4/2014), keduanya akan mengetahui, apakah mereka melanggar aturan financial fair play yang diterapkan UEFA atau tidak.

Seperti dilansir disitus www.uefa.com, aturan financial Fair Play mengatakan sebuah kllub boleh menderita kerugian maksimal 45juta euro selama dua musim. UEFA lantas mengambil langkah tegas dengan membentuk Tim Penyelidik Badan Pengendali Keuangan Klub (CFCB). UEFA menunjuk mantan Perdana Menteri Belgia, Jean-Luc Dehaene sebagai ketua CFCB.

Rabu (15/4/2014), tim CFCB mengindikasi ada 76 klub di benua biru yang Continue reading

Malam nanti, TIMNAS U-19 vs Al SHABAB U-19

Tim nasional (Timnas) Indonesia, Jumat (18/4/2014) akan kembali tampil dalam pertandingan tur Timur Tengah. Kali ini akan menghadapi klub peserta kompetisi U-19 Liga Uni Emirat Arab (UEA) Al Shabab, di Dubai, UEA.

Al Shabab U-19 kini masih terpuruk di peringkat ke-19 dari 20 eserta kompetisi U-19 di UEA. Dari sembilan penampilan mereka, baru mencatat empat poin hasil sekali menang dan sekali seri. Sementara, tujuh pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.

Tanggal Pertandingan Tempat Televisi
18-4-2014 Al Shabab U-19 vs Timnas U-19 Indonesia Dubai SCTV – 19.45

Klub ini bagian dari Al Shabab Al Arabi atau Al Jawareh yang berdiri sejak 1958. Klub yang bermarkas di Stadion Maktoum bin Rashid ini, milik Sheikh Saeed Al-Maktoum.  Dalam tim nasional U-19, Al Shabab hanya berkontribusi satu pemain yaitu Rashid Mohammed Ghanem. Pemain ini bertubuh tinggi dan banyak membahayakan gawang Indonesia melalui sundulan kepala.

Jika melihat peringkat itu, Evan Dimas, nampaknya, tidak akan Continue reading

Preview #DivisiUtama Group 4 : Persiku Kudus VS Persipur Purwodadi

Persiku Siap Hadapi Persipur di Laga Perdana

Menghadapi laga perdana kontra Persipur Purwodadi di Stadion Wergu Wetan Jum’at sore (18/4), pelatih Persiku Agus Riyanto memberikan porsi latihan yang lebih pada penyelesaian akhir. Mereka tidak mau malu di depan pendukung sendiri, apalagi ini pertandingan awal yang jelas akan menjadi pijakan dalam mengarungi kompetisi ke depannya.

“Kami akan lebih banyak bermain ke luar dan menyerang. Tapi sektor pertahanan juga tidak kita lupakan,” ujar Agus.

Kekuatan lini belakan, tengah dan depan diharapkan seimbang. Pemain harus siap menerapkan rotasi dalam bertahan dan menyerang. Selain itu juga telah disiapkan Continue reading

Preview #DivisiUtama Grup 4 || PSIS Semarang VS PSIR Rembang

Meski menang 3-1 atas Persipur Purwodadi, PSIS tampil kurang menggigit di babak pertama, minim koordinasi dan banyak kehilangan bola. Karenanya, Pelatih PSIS Eko Riyadi akan mengubah formasi dan komposisi saat menjamu PSIR Rembang di Stadion Jatidiri, Jumat besok (18/4).

Formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Julio Alcorse sebagai striker tunggal, dinilai kurang efektif membobol gawang lawan. Eko pun akan mengembalikan Hari Nur yang sebelumnya gelandang serang menjadi striker. Berduet dengan Alcorse di ujung tombak.

”Kami mulai memainkan 4-4-2 di paruh kedua dan permainan lebih hidup. Melawan PSIR, kami akan menggunakan formasi itu sejak menit-menit awal. Kami harus menggebrak dan menciptakan banyak gol sejak menit awal pertandingan,” tegas pelatih 45 tahun itu.

Di sisi lain, Eko menyebut, hasil seri 0-0 melawan Laskar Dampo Awang di pertandingan uji coba, bukan patokan di pertandingan resmi. Kini Laskar Mahesa Jenar lebih siap, apalagi setelah diperkuat stri­ker Argentina Alcorse. Keme­nangan 3-1 atas Persipur juga membuat Fauzan Fajri cs lebih percaya diri.

Pertemuan

Pertemuan resmi antara PSIS dengan PSIR terjadi pada dua musim lalu. PSIS yang saat itu dibesut Edy Paryono menang 3-0 di Stadion Jatidiri. Namun, saat bertandang ke kandang PSIR Stadion Krida Rem­bang, tim kebanggaan warga Kota Semarang menyerah 0-1.

Setelah musim lalu gagal bertahan di Indonesia Premier League (IPL), PSIR kembali berjumpa dengan PSIS di Divisi Utama. Sama halnya dengan PSIS, mereka juga diperkuat dua pemain asing, yakni bek asal Mali Cande Lansana dan juga striker Bissa Donald (Pantai Gading) yang se­belumnya membela Deltras Sidoarjo.

”Di tengah keterbatasan yang ada, seharusnya dapat menjadi cambuk bagi para pemain untuk tetap tampil maksimal. PSIR harus tetap tampil baik seperti musim-musim sebelumnya. Ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa PSIR layak diperhitungkan,” tutur CEO PSIR Charis Kurniawan.

Bila tak ingin dipermalukan oleh tuan rumah, karteker pelatih PSIR Bambang ”Max” Handoyo juga harus menyiapkan mental pemain. Pasalnya, melawan PSIS adalah laga perdana bagi anak-anak asuhannya, setelah laga melawan Persiku Kudus ditunda. Sedangkan PSIS sudah bermain lebih dulu melawan Persipur.  (suaramerdeka)